Contoh Logo OLshop yang Menarik, Bisa Jadi Inspirasi

Contoh Logo OLshop yang Menarik, Bisa Jadi Inspirasi

Bisnis online shop yang semakin berkembang  tentu memerlukan pengingat agar tidak begitu saja tersingkir dari pasar. Salah satu cara agar online shop dapat  diingat adalah dengan logo yang menarik. Logo adalah  cara simpel orang akan melihat seperti apa brand kita. Bukan tidak mungkin jika logo merepresentasikan brand online shop itu sendiri. Oleh karena itu, tidak bijak jika sebuah online shop asal saja dalam memilih logo mereka. Apalagi asal copy paste dari internet. Ini akan membuat online shop kehilangan kredibilitasnya. Untuk itu, logo online shop hendaknya dibuat dengan sungguh-sungguh dan memiliki filosofi tersendiri. Berikut merupakan beberapa tips yang bisa dicoba agar bisnis online shopmu lebih berkarakter dan menarik.

1. Riset dan Analisis

Sebelum merancang pembuatan logo, sebuah online shop perlu melakuakn riset terlebih dahulu. Pahami logo competitor bisnis sebanyak mungkin. Tapi tahap ini  bukan untuk menjiplak logo mereka, melainkan untuk mendapat inspirasi logo dari mereka. Setelah melakukan riset, kaitkan hasil riset dengan visi misi brand. Kira kira logo seperti apa yang cocok untuk brand tersebut. Tulislah hasil riset dan analisa sedetail mungkin agar mempermudah tahap penyusunan logo.

 2. Membuat Sketsa

 Setelah riset logo dilakukan, tahap selanjutnya adalah membuat sketsa logo online shop. Gambarlah dengan pena atau pensil kira-kira logo seperti apa yang diinginkan. Tulis pula detail detai yang ingin ditunjukan dalam logo. Misalnya, harus ada warna tertentu atau bentuk tertentu. Setelah itu, perhatikan juga filosofi  dari logo tersebut. Filosofi logo sangat penting untuk menggambarkan keseluruhan produk.

3. Digitalisasi

 Tahap terpenting dalam penyusunan logo adalah mendigitalisasikannya. Sketsa yang dibuat harus diterjemahkan ke bentuk digital. Pada tahap ini, online shop direkomendasikan untuk memakai jasa desain grafis yang sudah  handal. Agar pembuatan  logo bisa maksimal. Sketsa yang bagus tidak akan berakhir bagus jika pembuat desain digitalnya  tidak berkompeten. Pastikan juga bahwa desain logomu berbeda dengan online shop lain. Selain itu, kamu juga perlu memiliki soft file berupa png dan aset aslinya (Psd/ Ai/Crl) agar mempermudah kegiatan online shop di kemudian hari.

4. Review

Setelah kamu menerima logo dari desain grafis, jangan langsung mengiyakan desain tersebut. Kamu perlu melakukan review terlebih dahulu. Pastikan logomu benar-benar original dan tidak menjiplak atau mengambil logo gratis di internet. Mengambil logo gratis di internet akan membuat logomu banyak ditiru oleh kopetitor. Setelah logomu benar-benar original, kamu perlu memastikan juga semua filosofi perusahaan sudah masuk dalam logo tersebut. Ini penting dilakukan untuk quality control agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 Empat tahap di atas merupakan cara agar logo online shopmu lebih menarik. Logo yang menarik akan meninggalkan kesan tersendiri bagi konsumen. Tentu  saja kita perlu contoh logo online shop yang bisa dijadikan referensi. Beberapa logo online shop tersebut di antaranya adalah :

contoh-logo-olshop

contoh logo olshop

contoh logo olshop

Hal yang tak kalah penting dalam menyusun logo online shop  adalah membuatnya secara simpel. Logo yang simpel akan mudah diingat dibandingkan dengan logo  yang ribet dan terlalu  banyak instrument. Memiliki logo online shop dengan visualisasi menarik tidak harus diaplikasikan dengan memuat logo yang ribet. Tuangkan filosofi logomu ke dalam desain yang unik, simpel dan mudah diingat. Selamat mencoba mendesain sendiri logo online shop mu.

Ini Dia 4 Cara Jualan di Instagram yang Perlu dihindari

Ini Dia 4 Cara Jualan di Instagram yang Perlu dihindari

Cara Jualan di Instagram – Mungkin kamu pernah  melihat ada iklan sebuah kelas digital dengan judul “cara jualan di instagram”. Muncul dengan berbagai fitur yang menarik, Instagram memang mulai menjadi sasaran para pelaku bisnis.  Apalagi kini ditambah dengan fitur shop pada Instagram yang memudahkan kita untuk mencari barang yang kita gemari. Banyaknya pengguna loyal di instagram mau gak mau ikut menggiring para pelaku bisnis untuk melebarkan pasar melalui Instagram. Saking ramainya, hampir semua jenis bisnis kini sudah memiliki akun Instagram untuk memasarkan produknya. Namun, segala kebaikan Instagram yang bisa mendorong profit  dan memperluas pasar ini tentu bukan berarti tanpa celah.

Sebelum memutuskan berjualan di Instagram, kita perlu tahu terlebih dahulu apa saja perlu dihindari sebelum memulai berjualan di Instagram. Di bawah ini merupakan 4 cara jualan di Instagram yang perlu kita hindari agar bisnis tetap bertahan

1. Membeli Followers

Hal penting yang sering dianggap remeh adalah followers. Agar bisnis kita berjalan dengan baik, tentu followers turut berperan aktif. Tapi, coba bayangkan. Kalau kita beli followers, kita gak akan pernah  tau siapa yang mengikuti akun bisnis kita. Apakah itu akun real atau hanya robot. Nah, kalau sudah seperti itu, kita bakal lebih susah buat analisa bisnis kita.

 Selain itu, membeli followers juga akan menghancurkan algoritma akun bisnis kita. “eh followers banyak kok yang like dan komen dikit. Yang nonton story juga dikit”. Ini hal yang paling sering terjadi pada akun bisnis yang membeli followers.

Jadi, daripada membeli followers, lebih baik kita fokus membuat konten yang menarik. Dengan begitu, followers akan datang  dengan sendirinya. Selain itu, kita jadi tau kategori orang seperti apa mereka dan apa yang mereka inginkan.

 

2. Branding yang Lemah

Menjalankan bisnis di Instagram sama halnya memindahkan etalase toko ke feed Instagram. Jadi, kita harus benar-benar memikirkan bagaimana akan menampilkan etalase virtual tersebut agar digemari oleh calon pelanggan.

Pada tahap ini, strategi branding sangat penting. Bagaimana kita akan dilihat dan seperti apa brand yang kita jalankan akan sangat berpengaruh terhadap loyalitas konsumen. Oleh karena itu, untuk memulai bisnis di Instagram kita perlu strategi bagaimana akan menampilkan konten yang berkualitas secara  konsisten.

3. One Man Show

Memiliki toko online dengan followers yang banyak dan konten yang menarik harus didukung oleh pelayanan yang mumpuni juga. Kita selalu butuh lebih banyak tim untuk menghandle produksi, distribusi dan pemasaran. Karena akan menjadi percuma jika branding media sosial kita baik tapi pelayanan buruk.

Coba bayangkan, kita sudah optimal memasarkan produk melalui  social media. Banyak orang tertarik, banyak orderan masuk. Tapi pelayanan  dan pengiriman sangat lama. Ini akan mengurangi citra brand itu sendiri. Bukan tidak mungkin jika brand kita di klaim melakukan penipuan.

Kita perlu ingat, bahwa disamping kemudahan yang ditawarkan Instagram, persentase orang melakukan komplain juga sangat besar. Mereka dengan mudah melakukan komplain terhadap produk tanpa bisa kita cegah.  Jadi ada baiknya sebelum memutuskan untuk memasarkan produk di Instagram, kita benahi dulu kapasitas tim di dalamnya.

4. Menargetkan Orang yang Salah

Hal seperti ini sering kali terjadi di berbagai online shop. Segmentasi pasar yang diincar adalah usia produktif yang berpenghasilan, tapi yang datang malah anak-anak remaja atau orang lanjut. Tentu hal semacam ini akan mengganggu strategi marketing yang telah disusun sedemikian rupa.

Kenyataan semacam ini bisa terjadi karena berbagai cara. Bisa karena salah target saat mengiklankan produk, bisa juga karena branding yang salah. Untuk itu, kita perlu hati-hati dalam memilih strategi termasuk saat promosi melalui Instagram ads agar salah target bisa dihindari.

Nah, itu tadi merupakan cara jualan di Instagram yang perlu kita hindari. Memasarkan produk secara online melalui Instagram memang bisa sangat menguntungkan. Asalkan strategi yang dilakukan sudah benar.

Ini Dia Alasan Kenapa Brand Identity itu Penting Banget

Ini Dia Alasan Kenapa Brand Identity itu Penting Banget

Brand identity sebenarnya udah sering jadi bahan obrolan di kalangan pebisnis. Tapi kenyataannya masih banyak yang bingung tentang apa yang disebut dengan brand identity. Jadi, sebelum kita bahas lebih jauh tentang strategi branding, sebaiknya kita mengetahui lebih dulu apa itu brand identity.

Pengertian Brand Identity

Brand identity  terdiri dari dua kata “Brand” yang berarti merek, dan identity yang berarti identitas. Jika ditafsirkan, brand identity merupakan identitas sebuah brand. Lebih jauh, brand identity adalah segala jenis elemen dalam brand yang meliputi karakter, penyampaian dan nilai produk yang dikenal oleh konsumen. Brand identity ini bisa berupa warna, symbol, dan sejenisnya. Bisa dikatakan pula bahwa brand identity ialah penafsiran konsumen terhadap brand itu sendiri.

Sebagai contoh, kita hendak membeli ayam goreng. Meskipun sama-sama ayam goreng, membelinya di KFC atau MCD pasti rasanya lebih lezat dibanding dengan membeli di pinggir jalan. Inilah yang dinamakan identitas sebuah brand.

Contoh lain, kita melihat logo seperti ini:

logo-nike-brand-identity

Tanpa diberi embel-embel tulisan, kita langsung bisa tahu bahwa ini logo Nike. Sebegitu kuatnya brand identity yang dibangun oleh perusahaan sehingga membuat orang langsung mengenali tanpa butuh waktu lama.

Manfaat Brand Identity Bagi Perusahaan

Memiliki brand identity tentu sangat penting bagi sebuah brand. Brand identity diibaratkan sebagai wajah dari sebuah brand yang menentukan persepsi awal masyarakat terhadap brand tersebut. Tentu  banyak manfaat yang bisa didapat jika sebuah perusahaan menerapkan brand identity.

1. Sektor Distribusi

Jika sebuah perusahaan memiliki brand identity yang baik, para distributor akan mudah percaya untuk menyalurkan produk jasanya. Sehingga proses distribusi produk dari produsen ke konsumen jadi  lebih mudah. Dengan distribusi yang baik, masyarakat akan lebih percaya dengan  berand dan bukan tidak mungkin jika mereka akan menjadi pembeli yang loyal.

2. Mendapatkan Konsumen yang Setia

Jika brand identity perusahaa-mu sudah terbentuk, maka konsumen akan lebih loyal terhadap brand kita. Menjaga loyalitas konsumen sangat penting bagi sebuah brand agar tetap bisa bertahan meskipun banyak pesaing. Untuk itu penting bagi sebuah brand untuk mengutamakan service terhadap konsumen. Agar konsumen merasa nyaman dan tidak beralih ke brand lain. Kita bisa memberikan penghargaan kepada konsumen yang loyal dengan sebuah voucher dan sejenisnya agar mereka merasa diapresiasi. 

3. Meningkatkan Profit Penjualan

Salah satu manfaat brand identity yang penting adalah meningkatkan profit penjualan produk brand tersebut. Sebuah brand yang sudah memiliki kredibilitas tinggi dan konsumen yang loyal akan mendatangkan konsumen baru. Semakin banyak konsumen berarti semakin banyak pula profit yang diperoleh sebuah brand. Selain itu, sebuah brand juga  akan semakin mudah melebarkan sayapnya karena nama dari brand tersebut sudah dikenal masyarakat. Jika perusahaan  meluncurkan produk baru, mereka sudah tidak perlu takut lagi kalau produknya tidak laku. Mereka telah memiliki nama dan konsumen yang loyal. Mereka akan membeli produk tanpa harus berpikir panjang.

 

Cara Membentuk Brand Identity yang Kuat

Untuk mulai membentuk brand identity yang kuat, tentu butuh strategi tersendiri. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mulai membentuk brand identity

1. Melakukan Riset Pasar

Hal mendasar yang harus dilakukan sebelum menentukan strategi marketing apapun adalah riset pasar. Kita harus mengetahui terlebih dahulu apa siapa yang akan menjadi target pasar kita dan bagaimana karakter mereka. Ketahui pula kebutuhan dan keluhan mereka sehingga kita bisa menentukan strategi yang sesuai untuk mereka.

2. Tentukan Ciri Khas Brand

Setelah mengetahui keadaan pasar, langkah selanjutnya adalah memilih ingin dikenal sebagai apa. Ini penting agar brand nantinya akan diingat oleh masyarakat. Tentukan pula value dari brand yang akan membedakan dari brand yang lain.

3. Buat Strategi yang Tepat

Membangun brand identity tidak bisa secara instan. Untuk itu, kematangan konsep dan strategi sangat penting untuk mendorong terwujudnya brand identity.

4. Buat Desain Brand yang Menarik

Banyak orang akan mengenali sebuah brand dari segi visual terlebih dahulu. Oleh karena itu penting bagi kita untuk membuat nama brand, logo, website dan packaging yang menarik dan mudah diingat  oleh konsumen. semua elemen visual inilah yang akan mendukung brand identity terbangun.

5 Cara Branding Biar Produkmu Ludes Terjual

5 Cara Branding Biar Produkmu Ludes Terjual

Cara Branding Produk – Tahukah  kamu kalau terjualnya barang sangat dipengaruhi oleh cara branding?. Yap, cara branding sangat menentukan transaksi jual beli. Cara branding yang bagus akan membuahkan hasil yang bagus  pula. Untuk mengoptimalkan branding sebuah brand, terdapat cara-cara yang mungkin bisa kamu coba untuk meningkatkan jumlah penjualan produk-mu.

Ini dia 5 cara branding yang bisa bikin produkmu ludes terjual dalam waktu singkat!

1. Cara Branding Produk dengan Optimalisasi Social Media

Hidup di era serba digital ini menuntut kita untuk melek teknologi. Hampir semua orang kini menggunakan social media dalam kehidupannya. Bahkan tidak sedikit yang kini menjadikan social media sebagai pekerjaan utama. Besarnya impek sosial media bagi masyarakat menjadikan lahan terbuka bagi brand untuk mengembangkan sayap promosinya. Jika dulu brand hanya menggunakan media konvensional seperti televisi dan banner di pinggir jalan, kini kamu bisa mencoba untuk mulai menyasar metode satu ini.

Social memungkinkan kita dekat dengan calon konsumen. Kita bisa bebas berinteraksi satu sama lain. Komunikasi jadi lebih intens dan proses promosi bisa lebih optimal. Tapi, sebelum kamu memutuskan untuk terjun ke social media, ada baiknya memahami dulu algoritma social media yang akan digunakan serta siapa segmentasi pasar produk-mu. Jangan sampai salah strategi.

2. Cara Branding Produk dengan Memasang Iklan

Bagi perusahaan yang sudah besar, memasang iklan di televisi pada jam prime time dengan durasi panjang mungkin bukan menjadi masalah besar. Mereka bisa mengalokasikan budget promosi ke iklan tersebut. Tapi, beda cerita jika kita bicara masalah UMKM. Usaha sekelas UMKM tentu tidak akan bisa menutup biaya produksi jika harus memasang iklan di televisi layaknya perusahaan besar.

Mengenai masalah ini, jangan khawatir. Kita bisa mencoba iklan digital dengan memanfaatkan social media yang kita punya. Sekarang ini social media telah menyediakan fitur ADS yang memungkinkan kita beriklan sesuai kehendak kita. Kita bisa mensetting sendiri berapa budget  kita, siapa  yang akan kita jadikan segmentasi pasar, usia berapa mereka dan lain-lain. Dengan begitu, siapapun bisa mulai memasarkan produk mereka lebih jauh sekaligus menjangkau pasar lebih luas lagi.

3. Cara Branding Produk dengan Membuat Campaign

Semakin banyaknya brand dengan produk yang sama berdatangan, semakin banyak pula tantangan yang dihadapi. Kita harus jeli dalam memilih dan menentukan promosi. Jangan hanya menjual saja tapi sampaikan pula value dari produk kita agar masyarakat lebih mengenal.

 Campaign ditujukan untuk menyebarkan nilai positif kepada masyarakat. Sebagai contoh, belakangan ini brand Loreal Paris bekerja sama dengan Cinta Laura melakukan campaign anti kekerasan seksual bagi perempuan. Tentu kita tahu bahwa banyak sekali brand make up bermunculan sekarang ini. Fungsinya pun hampir sama. Tapi yang membedakan di sini  adalah bagaimana mereka menyampaikan nilai baik dari brand mereka. Sehingga masyarakat lebih aware dan memiliki citra positif terhadap brand tersebut. Cara ini bisa kita pilih agar bisa lebih dekat  dengan konsumen.

4. Cara Branding Produk dengan Mengikuti Bazar atau Event

Mengoptimalkan pemasaran digital bukan berarti melupakan pemasaran konvensional. Menjemput bola tetap perlu dilakukan untuk menghindari segala kemungkinan. Untuk itu, ada baiknya brand juga melakukan demo produk di bazar atau event. Pilihlah bazar atau event yang sesuai dengan produk kita. Kemudian buat event semenarik mungkin agar bisa menarik pengunjung untuk mampir.

5. Cara Branding Produk dengan Menggandeng Influencer Ternama

Pasti kamu pernah dengar seorang influencer mengatakan “ jadi ini  produk kolaborasi aku bareng…(brand)”. Nah inilah strategi jitu yang kini banyak dipakai oleh banyak brand.  Cara kerjanya adalah  memilih siapa influencer yang cocok dengan segmentasi pasar kita dan memiliki potensi bisa menggerakkan pasar. Setelah itu, kita buat kolaborasi desain produk. Hasil penjualan dibagi sesuai kesepakatan perusahaan dengan influencer.

 Metode ini cukup ampuh  untuk dilakukan. Mengingat  banyak sekali kini influencer yang digemari masyarakat. Banyak yang menjadikan mereka role model. Jadi, menggandeng mereka sama saja menggandeng followers mereka. Kita tidak perlu lagi membayar budget fee model, karena influencer itu sendiri biasanya akan menjadi model.

Nah, itu tadi beberapa cara branding yang bisa kamu terapkan untuk memaksimalkan penjualan produk. Cara branding ini bisa kamu kombinasikan sesuai kebutuhan brand-mu. Yuk tingkatkan penjualan produk-mu  mulai hari ini dengan memilih cara branding yang sesuai.

Pengertian Branding dan Seberapa Penting Untuk Bisnis, Jadi Branding Adalah..

Pengertian Branding dan Seberapa Penting Untuk Bisnis, Jadi Branding Adalah..

Branding Adalah

Berbicara masalah branding, tentu sudah tak asing  lagi bagi kita. Istilah ini biasanya digunakan oleh beberapa brand untuk menunjukan identitas mereka. Branding ini sudah dijalankan dari bertahun-tahun lalu oleh para pelaku usaha. Misalnya ketika mendengar nama pasta gigi,  pikiran kita langsung terpusat pada nama “pepsodent”. Ketika kita ingin membeli deterjen, kita menyebutnya dengan “Rinso”. Bahkan ketika kita membeli mie instan dengan beragam merek, kita masih tak bisa lepas dari indomie.

Nah, itu tadi merupakan contoh dari branding. Tapi, apa sih sebenarnya pengertian dari branding itu?

Pengertian Branding

Branding berasal dari kata “brand” yang berarti merek. Jadi, branding adalah sebuah pencitraan yang membuat merek produk melekat di hati konsumen. Branding ini lah yang akan membedakan brand kita dengan yang lain.

Selain itu, Branding juga diartikan sebagai bentuk komunikasi yang terjalin antara produsen kepada konsumen. Sehingga konsumen akan lebih mengenal seperti apa brand kita. Semakin baik branding dijalankan, semakin baik pula konsumen mengenal brand kita.

Bagi sebuah perusahaan, branding bukan hanya sekadar merek atau produk. Lebih jauh dari itu, branding dijadikan semacam image perusahaan secara keseluruhan. Jadi, jika perusahaan melakukan branding pada produk mereka, secara tidak langsung mereka juga sedang membranding perusahaan mereka. Jika salah satu yang buruk terjadi pada produk, nama perusahaan juga akan ikut tercoreng, begitu juga sebaliknya.

Tujuan Branding

Secara umum, tujuan dari branding adalah untuk membentuk persepsi masyarakat tentang produk.  Bagaimana membuat masyarakat percaya dan mau membeli produk yang kita jual. Namun jika lebih diperinci lagi, tujuan branding adalah sebagai berikut:

  1.  

    Menjadi Pembeda

Branding dilakukan untuk memperkuat brand sekaligus menjadi pembeda dengan brand lain. Branding inilah yang akan membuat produk kita memiliki ciri khas.

  1.  

    Promosi dan Daya Tarik

Jika sebuah brand sudah memiliki ciri khas tersendiri, maka brand tersebut akan lebih mudah dikenali dan mempunyai daya Tarik tersendiri. Hal inilah yang kemudian akan mempermudah promosi

  1.   Mengendalikan Pasar

Karakter brand yang kuat aka mudah  menguasai dan mengendalikan pasar karena sudah diingat oleh masyarakat.

Manfaat Branding

Setelah mengetahui pengertian dan tujuan branding, tentu kita sadar bahwa branding punya peran yang sangat penting untuk memajukan bisnis kita. Banyak manfaat yang bisa kita rasakan dengan menerapkan branding, antara lain:

  1.   Membuka peluang usaha dan mendapatkan harga tinggi
  2.   Memberikan daya tarik bagi konsumen
  3.   Memudahkan perusahaan untuk mendapatkan loyalitas konsumen
  4.   Memiliki ciri khas dan lebih dikenal oleh pelanggan

Ketika perusahaan memutuskan untuk melakukan branding, tentu terdapat tantangan tersendiri. Tak sedikit  perusahaan yang membutuhkan waktu bertahun-tahun dengan budget yang besar untuk melakukan branding. Hal ini disebabkan karena dalam melakukan branding kita selalu butuh riset pasar dan demografi calon konsumen agar proses branding tidak salah sasaran dan berakhir sia-sia.

 

Seperti diungkapkan di  atas, bahwa branding adalah  cara brandi berkomunikasi dengan  konsumennya. Jadi, kamu bisa mulai melakukan branding terhadap bisnismu sedini mungkin. Agar masyarakat lebih mengenal  dan memiliki rasa percaya untuk membeli produk  bisnismu. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan branding. Beberapa perusahaan  ternama melakukan dengan campaign besar, ada pula yang menggandeng selebriti untuk membantu meningkatkan trust dari masyarakat, ada pula yang rajin berinteraksi dengan konsumennya. Jika loyalitas konsumen  sudah kita  dapatkan, maka bisnis akan lebih berkembang. Bahkan ketika kita membuat  suatu kesalahan, konsumen akan memaklumi  karena sudah punya rasa percaya dari awal.

Mengenal Personal Branding dan Manfaatnya Bagi Diri Kita

Mengenal Personal Branding dan Manfaatnya Bagi Diri Kita

Istilah personal branding belakangan ini mulai ramai diperbincangkan. Tidak cuma di kalangan pelaku bisnis, melainkan hingga ke ranah entertainment. Apa sih sebenarnya yang disebut personal branding itu? Mengapa orang berlomba-lomba melakukan personal branding?

Pada ulasan kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai apa yang disebut personal branding dan apa manfaatnya untuk kita.

Pengertian Personal Branding

Personal branding adalah keadaan ketika kita mempromosikan diri kita layaknya merek.  Dalam prakteknya, orang yang sedang membangun personal branding biasanya mulai mempromosikan diri mereka melalui suatu media. Setiap orang punya caranya sendiri dalam melakukan personal branding. Ada yang mengedepankan pencapaian karir, ada juga yang prestasi dan sebagainya.

Pada intinya, personal branding inilah yang  akan menentukan bagaimana kita ingin dikenal oleh khalayak. Pada langkah awal melakukan personal branding, ada tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu keterampilan, pengalaman, dan kepribadian. Ketiganya wajib kita kombinasikan untuk membangun personal branding. Tiga hal itu nantinya yang akan membuat khalayak mengenal lebih jauh siapa diri kita dan mempresepsikannya seperti yang kita mau.

 

Manfaat Personal Branding 

Setelah mengetahui apa pengertian personal branding, tentu tidak lengkap kalau kita tidak membicarakan manfaatnya. Sebenarnya banyak sekali manfaat personal branding yang bisa kita dapatkan. Beberapa di antaranya ialah sebagai berikut:

 

1. Memperoleh Kredibilitas 

Mengenal Personal Branding dan Manfaatnya Bagi Diri Kita

Jika personal branding dilakukan dengan baik, maka akan membuat siapapun mengira bahwa diri kita adalah yang paling ahli di bidang yang kita tekuni. Sehingga peluang bekerja sama menjadi lebih besar.

  2. Relasi Berdatangan

Relasi sangat penting  bagi keberlangsungan hidup dan usaha kita kedepannya. Semakin banyak relasi yang kita miliki, semakin banyak pula hal baik yang bisa  kita dapatkan. Personal breanding yang baik adalah salah satu cara untuk mendatangkan banyak relasi tanpa harus kita sendiri yang mencari.

 3. Memiliki Authoricity

Orang yang giat melakukan personal branding akan mendapatkan identitas atas diri  mereka sendiri. Identitas inilah yang membuat mereka berbeda dengan  orang lain sekaligus menjadikan diri mereka istimewa. Keistimewaan pada diri seseorang  akan memberikan nilai lebih di dunia professional.

 

Siapa yang Wajib Melakukan Personal Branding

Jangan pernah beranggapan bahwa yang berhak melakukan personal branding hanyalah tokoh politik, selebriti, dan pelaku usaha. Ingat, personal branding penting bagi setiap orang tanpa dibatasi oleh jenis pekerjaan yang mereka jalankan. Melalui personal branding, kita akan lebih dikenal dan orang lain akan mudah menemukan kita. Misalnya kita rajin melakukan personal branding dengan mengunggah foto atau video di media sosial. Melalui foto tersebut,  kita akan menciptakan interaksi baru dengan audience dan membuat mereka mengenal siapa diri kita. Ini tentu akan memudahkan para HRD atau investor untuk menemukan kita.

Sebuah  penelitian menunjukkan bahwa sekitar 70 hingga 80 persen orang melakukan riset pencarian informasi sebelum mereka memutuskan bekerja sama dengan influencer atau brand. Inilah yang menjadikan personal branding penting untuk kita lakukan.

 Jadi, untuk kamu yang ingin terjun ke dunia professional, mungkin personal branding bisa kamu coba. Kamu bisa mulai melakukan personal branding dengan langkah yang mudah. Misalnya dimulai dengan  menyusun media sosialmu sesuai dirimu sendiri dan  mulai aktif berinteraksi dengan  orang sekitarmu. Dengan  begitu, orang lain akan lebih mengenalmu. Sukses dan tidaknya personal branding seseorang terletak pada bagaimana dia bisa konsisten  dengan apa yang ditampilkan dan bagaimana caramu membangun personal branding.